Rabu, 10 September 2014

Rahasia Fisika-Tata Surya: Urutan Objek Terbesar di Tata Surya

1. Matahari
     Matahari adalah objek paling besar dalam tata surya kita, dengan diameter (pada ekuator) sepanjang 865.221 mil atau setara dengan1.392.140 km.
2. Planet Jupiter  dengan diameter 142.984 km
3. Saturnus dengan diameter 120.536 km
4. Uranus dengan diameter 51.118 km
5. Neptunus dengan diameter 49.000 km
6. Bumi dengan diameter  12.756 km
7. Venus dengan diameter 12.103 km
8. Mars dengan diameter 6.794 km
9. Satelit Alam Planet Jupiter Ganymede dengan diameter  5.262 km, dan
10. Satelit Alam Planet Saturnus Titan dengan diameter5.150 km
                Tentu sobat sekalian berpikir bagaimana para astronot mengukur diameter benda-benda berukuran besar. Disinilah fisika berperan. Fisika memang ditugaskan untuk mengukur nilai dan besaran yang sangat besar nilainya. Kebalikan dari Ilmu kimia mengukir benda-benda yang sangat kecil ukurannya.
                Cara mengukur benda-benda yang jauh dan besar ini adalah dengan asumsi-asumsi dengan nilai yang mendekati nilai sebenarnya. Namun satu hal yangperlu diingat bahwa tak ada pengukuran yang memiliki kebenaran yang pasti. Karena keterbatasan alat ukur. Bisa saja benda tersebut memiliki puluhan koma dibelakang angka utama namun tak dapat dituliskan karena terlalu banyak.
                Demo yo.. pengukuran harus memiliki besaran dan satuan. Karena besaran tanpa satuan takkan ada arti dan besaran dengan satuan yang salah akan menimbulkan definisi yang salah. Para ilmuan mengukur jarak dan massa benda yang bernilai besar  menggunakan kecepatan cahaya sebagai alat ukur. c = 3 x 108

                Jadi Satu Tahun Cahaya yang sering kita dengar memiliki jarak  satu tahun yang diperlukan cahaya  untuk menempuhnya. Jika kita tulis persamaannya maka kita kalikan banyaknya detik dalam satu tahun di kali kecepatan cahaya atau c.

Satu Tahun Cahaya = 3600 detik x 24 Jam x 365.25 x 3 x 108= 9,46728 x 1015 m

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar