Senin, 19 Agustus 2013

The Fuji Story Asal Mula Gunung Fujiyama From Shizuoka Jepang

The Fuji Story (Asal Mula Gunung Fujiyama)

Dahulu kala
Hiduplah Seorang wanita cantik bernama Yama dan bayinya yang cantik pula.
Wanita tersebut sudah di tinggalkan Suaminya saat hari kelahiran Bayinya
Bayi yang cantik itu diberi nama Fuji
Kecantikan ibunya membuat banyak pria ingin menikahinya
Namun salah satu pria itu sudah beristri
Walaupun Yama terus menolak pinangan nya pria yang telah beristri ini malah bersumpah akan menceraikan istrinya
Karena tak ingin merusak kehidupan Rumah Tangga orang lain
Yama memutuskan untuk pindah dari kampungnya Prefektur ke sdesa Shizuoka
Namun istri pria yang menyukai Yama menyimpan dendam
Sehingga dia membayar seorang penyihir untuk mengutuknya menjadi seekor kucing
Sekarang Yama yang cantik jelita sudah menjadi seekor kucing hitam
Lalu seorang pria tua bernama Fushi San menemukan Fuji terbaring di tepi jalan rerumputan bersama seekor kucing hitam
Fushi merawat Fuji hingga Fuji berusia 17 tahun menjadi gadis yang cantik jelita
Namun keadaan itu tak dapat membuat Fuji bahagia karena dia ingin memiliki seorang ibu di sampingnya
Ditambah lagi Fushi San Meninggal dunia karena usianya yang cukup senja membuat nya lumpuh dan tak dapat bertahan lagi
Kesedihan Fuji bertambah pula
Yama si kucing hitam lah kini yang Fuji miliki
Namun seiring berjalannya waktu Kutukan penyihir terhadap Yama mulai luntur
Yama akhirnya bisa berbicara namun dia menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan pada putrinya bahwa dialah ibunya
Karena Fuji masih terpukul atas kematian Fushi San
Yama mulai berbicara dan mejelaskan mengapa dia menjadi Seekor kucing dan Menceritakan pada Fuji bahwa dialah ibunya

Fuji sangat terpukul dan tak percaya bahwa kucing hitam peliharan Fushi San adalah Ibunya
Fuji berteriak Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak
Sekuat-kuatnya. Dan Fuji memutuskan untuk berkelana untuk mencari ibu yang sebenarnya
Dia meminum obat dari seorang penyihir agar bisa berbicara pada benda-benda alam
Penyihir ini adalah penyihir yang menyihir ibunya dahulu
Namun Fuji dan penyihir itu sama-sama tidak tahu tentang kejadian 16 tahun silam
Fuji mencari benda terbesar di dunia ini untuk dia jadikan ibu
Dia melihat matahari dan mengatakan
Fuji: Wahai matahari maukah kau jadi ibuku
Matahari: Gadis cantik apa gerangan kau memilihku menjadi ibumu
Fuji: Aku Fuji dan Aku tak memiliki Ibu dan kau adalah benda
       terhebat yang mampu menerangi bumi
Matahari:Wahai Fuji aku masih belum hebat awan lah yang lebih
              hebat dia mampu menghalangi sinarku ke bumi
Fuji: Baiklah aku mengerti

Dialog sama pun terjadi antara Fuji dan Awan, Namun Awan menjawab "Aku tidak hebat, angin lah yang lebih hebat karena dia mampu membuat aku terombang ambing"

Fuji mendatangi angin dan angin juga menolak "Fuji aku bukanlah yang terhebat aku selalu dihalangi oleh gunung-gunung yang tinggi setiap kali aku ingin lewat"

Fuji mendatangi gunung dan gunung juga menolak untuk menjadi ibu Fuji "Fuji aku belum hebat masih ada yang lebih hebat dari aku dia adalah tikus tidakkah kau lihat banyak lubang di seluruh tubuhku itu semua adalah kehebatan tikus dengan giginya.

Tentu Fuji tidak ingin Tikus menjadi ibunya sehingga Fuji bertanya kepada Tikus
Fuji: Hai tikus benda apa yang lebih hebat darimu?
Tikus: Kucing, kami sungguh takut dengan kucing mereka makhluk
         yang cepat dan mengalahkan Tikus-tikus

Fuji menyadari sampai keujung manapun dia mencari penggati ibunya, Ibunyalah yang terbaik
Fuji memutuskan untuk kembali ke Shizuoka menemui kucing hitam yang merupakan ibunya sendiri

Ditemui kucing hitam itu dan memeluknya dan mengatakan maafkan aku ibu, kau adalah ibu yang terbaik. Kau mampu mengalahkan matahari, awan, angin, gunung dan tikus-tikus.
Aku seharusnya selalu bersamamu dalam suka maupun duka.

Berkat ucapan anaknya sihir itu pun luntur
Yama telah menjadi wanita kembali. Ajaibnya Yama tetap pada wajah nya pada saat 16 tahun yang lalu saat dia di sihir.
Sebulan setelah kembali menjadi wanita Yama disukai oleh seorang pria dan Yama menerima cintanya
Fuji sangat bahagia karena dalam hitungan hari dia akan mempunyai keluarga yang lengkap.
Namun inilah kisah, seorang wanita jahat yang menyukai calon suami Yama berpura-pura menjadi penjual jamu dan meracuni Yama sehingga dia meniggal.
Fuji yang baru saja berangan-angan memiliki Ayah dan Ibu gagal.
Calon suami Yama ingin mati bersama orang yang dia cintai memutuskan untuk meminum jamu yang belum dihabiskan Yama dan meninggal pula
Fuji kembali menjadi sebatang kara
Selama Berhari-hari, Berbulan-bulan dan bertahun-tahun Fuji hanya menangis
Matahari, Awan, Angin , Gunung dan Alam di sekitar Shizuoka ikut menagis sehingga hujan tanpa henti.
Setahun sudah Fuji menangis, Fuji pun meninggal dunia
Musim dingin pun datang.
Shizuoka yang dibanjiri tangisan alam membeku
Lama kelamaan menjadi batu yang sangat tinggi dan diselimuti salju
Terjadilah gunung Fujiyama
Alkisah, kisah ini di bawa oleh seorang penghuni desa Shizuoka yang sangat mencintai keindahan gunung Fujiyama
dan Cerita ini di titikan melalui mimpinya yang terasa begitu nyata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar